Selasa, Mei 08, 2012

TANAH LONGSOR


DESA GIRITIRTA ADALAH DESA RAWAN LONGSOR SERTA TANAH BERGERAK TERUTAMA DI DUSUN BERAN DAN DUSUN GIRITIRTA.

Gambar diatas adalah hasil survey dan pemotretan dari Warga Desa Giritirta, Kec. Pejawaran, Banjarnegara, Jawa Tengah. Ada Tiga tempat setidaknya yang menjadi ancaman rawan longsor. Wilayah tersebut adalah Lokasi Dusun Beran dan dusun Giritirta, Desa Giritirta, Kec. Pejawaran, Banjarnegara.


Wilayah-wilayah tersebut sangat dekat dengan permukiman hal ini dapat terlihat di gambar di Dusun Beran;


Keadaan 2 Dusun;
1. TANAH AMBLES DAN LONGSOR DI DUSUN GIRITIRTA :
Lokasi diatas pemukiman warga, jaraknya hanya sktr 20 meter dan 30 meter, kalo hujan lebat, tercatat 13 warga tidak berani menghuni rumahnya. Lokasi Dusun Giritirta bukan tanah labil tapi karena tebingnya tinggi diatas pemukiman.


2. TANAH BERGERAK AKIBAT EROSI TEPI SUNGAI MERAWU DUSUN BERAN :
Lokasi dibawah dusun, berjarak sktr 250 meter dan mengakibatkan sejumlah rumah warga terancam roboh.  Dusun Beran memang tanahnya labil dan tanaman pohon hanya sdkt.


Warga berusaha untuk melaporkan ke pemerintah Kabupaten Banjarnegara diantaranya ke DPRD Kabupaten , DPU Kabupaten Banjarnegara telah melakukan survey tetapi belum terealisasi dengan alasan tidak ada anggaran  pemda kabupaten. Hal itu diungkapkan oleh M. Yusuf yang merupakan Ketua Komite Sekolah SD Negeri Giritirta/Ketua BPD Desa Giritirta, Kecamatan Pejawaran.


Harapan warga beberapa wilayah tersebut dapat dibangun  penahan longsor maupun bronjong sehingga meminimalisir terjadinya longsor.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih sudah mengunjungi blog saya